Total Tayangan Laman

Selasa, 23 Mei 2017

Rebecca of Sunnybrook Farm

Foto Siti Hamidah.

Judul                    : Rebecca of Sunnybrook Farm
Judul Asli              : Rebecca of Sunnybrook Farm
Karya                   : Kate Douglas Wiggin (Copyright @ 1903)
Alih Bahasa           : Hani Iskadarwati
Penerbit                : Orange Books
Cetakan                : Pertama, Februari 2011
Halaman               : 310
ISBN                    : 978-602-843-685-4

 
Sinopsis

Keadaan memaksa Rebecca meninggalkan Sunnybrook Farm, tempatnya dibesarkan bersama keenam putra-putri keluarga Randall yg lain. Ia mengerahkan keberanian utk tinggal dengan keluarga Sawyer, bukan saja karena yang sebenarnya diminta pergi ke Riverboro adalah Hannah, sang kakak, tapi juga ketidaksukaan keluarga Sawyer kepada almarhum ayahnya. 

Rebecca harus beradaptasi dengan cara dididik kedua bibinya yadan keras, sekaligus harus membuat seluruh keluarga bangga akan prestasi & perilakunya sehari-hari. Bagaimana Rebecca mengatasi rindu rumah? Apakah ia dapat bertahan di Reverboro dan menerapkan cara didik kedua bibinya? Dan siapakah Mr. Aladdin yg telah "mencuri" hati Rebecca? 

Kisah perjuangan seorang gadis cilik dalam terpaan persoalan hidup yg mengundang kontemplasi, rasa haru, dan tawa riang.
                                              
                                                     _ _ _


Assalamu'alaikum Wr. Wb. Sahabat buku...
Kali ini saya ingin post review sebuah buku ringan yang termasuk buku klasik, buku ini telah di cetak ulang dengan berbagai cover, dan aku menyukai beberapa cover cute berikut :


 
Hanya saja untuk cover buku yang saya baca ini, terasa kurang ‘wah’ tidak mencerminkan kecantikan isinya.

Banyak nama panggilan
Catatan Penyunting yang perlu menjadi perhatian adalah, sebagai fiksi klasik penulis kerap bertindak sebagai narator, kendati tidak menggunakan sudut pandang ‘Aku’. Ia berbicara kepada pembaca yang berbeda-beda, kadang yang sebaya Rebecca, kadang orang yang jauh lebih dewasa. Dan untuk menghindari kebingungan pembaca, diingatkan adanya kebiasaan lama masyarakat menggunakan berbagai nama kecil. Misalnya Mr. Cobb, nama aslinya Jeremiah Cobb, istrinya memanggil Jeremiah, dan paman Jerry ketika bersama Rebecca. Akan ada banyak nama yang dijumpai, dan ini salah satu kelemahanku, yaitu mengingat nama, jadi ingat salah satu review-ku pada kisah klasik juga, Treasure Island , terlalu banyak nama.

Contoh :

Pada akhir Bab 9, Abu Mawar, hal. 91
“Kemarilah, duduk di sisiku dan ceritakan padaku semuanya,” bujuk Paman Jerry. “Duduklah di situ, yang ada jangkriknya.”
Rebecca menyandarkan kepala yang sakit di lutut Mr. Cobb dan menceritakan masalahnya tanpa dilebih-lebihkan.
Ingat, Paman Jerry sama dengan Mr. Cobb. Piyuuuh… 

Rebecca yang bersemangat
Ayahanda Rebecca telah tiada, keluarga Rebecca yang miskin hidup bersama ibu dan tujuh saudaranya, terbiasa hidup dengan keterbatasan di lahan pertanian.Rebecca sangat suka membaca, bersajak dan menulis. Dia dapat diandalkan untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum tentu dapat dilakukan oleh anak seusianya, ya… dia terbiasa bekerja.


Pribadi yang cantik
Rebecca yang baik hati, memiliki kepedulian, dan ringan tangan, menghantarkannya pada perjumpaan dengan ‘Mr. Aladdin’, dan semua diawali dari Lampu ‘Ajaib’ untuk keluarga Simpson. Dan Rebecca mendapatkan kejutan-kejutan kebahagiaan, yang tanpa ia sadari, ada orang-orang yang peduli pada bakat alam-nya, dan menganggapnya bagaikan mutiara yang indah.

Ilustrasi hutang yang mencekik
Hutang pembelian rumah di lahan itu menjadi beban, terasa kejam karena bunganya, dan menjadi momok bagi Rebecca. Ia mengilustrasikan pinjaman dengan riba tersebut sebagai berikut:
Sebuah rumah kecil di sebelah kanan, dan sebuah keluarga yang menangis berkumpul didepannya. Cicilan digambarkan sebagai campuran iblis dan raksasa pemakan manusia, memegang kapak di tangan kanan, yang berwarna merah. H. 219-220

Mr. Aladdin
Menurutku, tokoh Mr. Aladdin adalah jawaban atas sebagian besar permasalahan-permasalahan Rebecca, tetapi ia membantu dari belakang layar, tidak langsung. Walaupun akhirnya Rebecca dan keluarganya dapat melalui masa-masa sulit, dan mengatasi masalahnya sendiri dengan hal yang tidak pernah ia duga. Namun, bersama Mr. Aladdin-lah yang ia yakin menjanjikan cerah masa depan hidupnya. Yeeey…

Istilah di buku ini yang perlu kamu tahu :
Kain Gingham, yaitu kain corak kotak-kotak
Payung parasol, yaitu payung yang digunakan untuk menahan panas matahari (tampak pada beberapa cover buku)
Decalcomania, yaitu teknik memindahkan gambar atau lukisan ke media yng lain. Misalnya kain.
  
Hal yang menurutku menarik

Tidak setuju dengan kelas sekolah yang bercampur baur antara laki-laki dan wanita. 
“Miss Maxwell,” kata Adam, “Aku pemegang saham di sekolah ini, namun aku tak mendukung sekolah bercampur antara anak lelaki dan perempuan!” h. 225

Keindahan alami, lahir dari banyak tempaan. 
“Lihatlah kerikil di dasar kolam Miss Emily, begitu bulat dan mulus serta bercahaya.”
“Ya, tapi dimanakah mereka mendapatkan polesan yang indah, kulit sehalus satin, bentuk yang cantik Rebecca? Bukan, bukan dikolam yang tenang di atas pasir. Semua itu berlangsung ditengah pergelutan dan perjuangan di dalam arus deras. Mereka berbenturan, terpelanting ke batu cadas, dan sekarang kita melihat dan mengatakan bahwa mereka indah.” H. 230-231.

Perpustakaan sekolah juga mengkoleksi buku fiksi, dengan catatan pembaca terbatas. 
Di perpustakaan sekolah, buku-buku fiksi bisa di baca oleh guru dan khalayak umum, namun terlarang untuk siswa. H. 227

Yap… itulah corat-coret saya tentang buku ini, ada kebaikan bertebaran yang sifatnya universal, dan itu adalah fitrah manusia. Yuk ikut berpartisipasi dalam menyebar kebaikan...

Eh iya... ada satu hal ganjil menurutku, yaitu gadis kecil di cover buku ini, sama sekali tidak sesuai dengan karakter Rebecca, yang berambut gelap dan bermata gelap. kok bisa ya...

Selamat membaca

Rate : 3/5

- - -